Bayangkan kalau bisnis wisata kamu bisa langsung ketemu ratusan pembeli potensial dari dalam dan luar negeri, dalam satu event aja. Deal-deal baru terjalin, paket tour terjual, dan wisata Riau makin dikenal. Kedengarannya menarik, kan? Nah, itulah yang ditawarkan Riau Travel Mart 2026, event B2B pariwisata yang bakal jadi game changer buat industri wisata di Provinsi Riau.
Event ini bukan sekadar pameran biasa. Ini ajang strategis untuk promosi wisata, di mana seller dan buyer bertemu langsung, ngobrol bisnis, dan bikin kolaborasi nyata. Tahun ini, Riau Travel Mart 2026 menargetkan sekitar 150 buyer, plus puluhan seller dari berbagai daerah. Kalau kamu pelaku wisata, hotelier, travel agent, atau bahkan UMKM pendukung pariwisata, event ini wajib masuk radar kamu. Yuk, kita bahas lebih dalam apa sih yang bikin event ini spesial!
Apa Itu Riau Travel Mart dan Sejarah Singkatnya
Riau Travel Mart, atau sering disingkat RTM, adalah event tahunan yang digelar oleh Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPD Riau. Mulai sejak 2012, event ini fokus pada business to business (B2B) di sektor pariwisata. Konsepnya sederhana tapi powerful: table top meeting di mana seller mempresentasikan produk wisata mereka langsung ke buyer.
Sayangnya, event ini sempat vakum sejak 2018 karena berbagai kendala, termasuk pandemi. Tapi sekarang, RTM bangkit lagi dengan edisi keenam, alias Riau Travel Mart 2026. Tema tahun ini “Success with Meaning, Profit with Purpose” – artinya, sukses bisnis tapi tetap punya dampak positif buat masyarakat dan lingkungan.
Event seperti ini penting banget buat daerah seperti Riau yang punya potensi wisata luar biasa, tapi masih butuh promosi ekstra biar lebih dikenal. Bayangin aja, lewat RTM, paket wisata alam, budaya, sampai kuliner Riau bisa langsung dipasarkan ke travel agent besar dari Jakarta, Malaysia, bahkan Thailand.
Detail Riau Travel Mart 2026 yang Wajib Kamu Tahu
Tahun ini, Riau Travel Mart 2026 dijadwalkan pada 7-9 Mei 2026 di Hotel Pangeran, Pekanbaru. Lokasinya strategis, mudah diakses, dan nyaman buat pertemuan bisnis.
Target utamanya:
- 150 buyer: Kebanyakan dari luar Riau, termasuk travel agent internasional, umrah travel, hotel chain, dan bisnis pendukung seperti restoran atau rumah sakit medis wisata.
- 70 seller/exhibitor: Sekitar 70% dari luar daerah, sisanya pemain lokal Riau. Ini biar Riau jadi “tujuan” bagi seller nasional untuk memasarkan produk mereka.
Formatnya table top B2B, jadi pertemuan langsung, efektif, dan to the point. Nggak ada basa-basi panjang, langsung bisnis matching!
Biaya pendaftaran seller cukup terjangkau, apalagi ada early bird sampai Februari lalu:
- Anggota ASPPI luar daerah: Rp2,5 juta.
- Non-anggota: Rp3-3,5 juta.
Biaya ini belum termasuk akomodasi, jadi seller bebas pilih hotel sendiri. Event ini didukung penuh Pemprov Riau, jadi harapannya bisa gerakkan ekonomi lokal secara masif.
Potensi seperti Gelombang Bono dan Candi Muara Takus jadi andalan promosi di Riau Travel Mart 2026.
Kenapa Riau Travel Mart 2026 Penting Buat Pariwisata Riau?
Riau punya segudang potensi wisata, tapi sering kali kurang terekspos dibanding Bali atau Jogja. Event seperti Riau Travel Mart 2026 ini jadi jembatan penting. Lewat business matching, seller lokal bisa jual paket tour langsung ke buyer besar. Hasilnya? Kunjungan wisatawan meningkat, hotel penuh, UMKM hidup, dan ekonomi berputar.
Panitia bilang, mereka nggak cuma kejar profit. Yang utama adalah sukses event, karena kalau sukses, pariwisata Riau otomatis ikut naik. Apalagi sekarang banyak event budaya Riau masuk Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, seperti Pacu Jalur dan Festival Perang Air. Ini momentum emas buat promosi terintegrasi.
Buat buyer, ini kesempatan dapetin paket wisata unik yang nggak ada di daerah lain. Buat seller, peluang ekspansi pasar tanpa harus keliling sendiri.
Potensi Wisata Riau yang Siap Dipromosikan di RTM 2026
Riau itu surganya wisata alam dan budaya Melayu. Di Riau Travel Mart 2026, destinasi-destinasi ini pasti jadi highlight:
Wisata Alam yang Bikin Takjub
- Gelombang Bono Sungai Kampar: Fenomena alam langka, ombak sungai yang bisa disurfing. Atraksi ekstrem yang tarik wisatawan adventure dari seluruh dunia.
- Air Terjun Aek Mertua atau Batu Dinding: Air terjun bertingkat dikelilingi hutan hijau, cocok buat trekking dan foto-foto.
- Taman Nasional Bukit Tigapuluh: Rumahnya harimau Sumatera dan gajah, ideal buat ecotourism.
- Danau PLTA Koto Panjang: Danau buatan luas, spot mancing dan watersport.
Air terjun di Riau selalu jadi favorit wisatawan yang cari ketenangan alam.
Wisata Sejarah dan Budaya yang Kaya
- Istana Siak Sri Indrapura: Istana bergaya Eropa-Melayu, penuh artefak kerajaan.
- Candi Muara Takus: Candi Buddha tertua di Sumatera, misterius dan instagramable.
- Asia Heritage Pekanbaru: Pusat budaya Melayu modern.
- Event Budaya: Pacu Jalur (lomba perahu tradisional), Bakar Tongkang, dan Festival Perang Air – semuanya masuk KEN 2026!
Pacu Jalur, tradisi lomba dayung yang penuh semangat dan warna.
Plus, kuliner Riau seperti gulai ikan patin dan sate padang juga bisa jadi daya tarik paket wisata kuliner.
Cara Ikut Riau Travel Mart 2026 sebagai Seller atau Buyer
Mau join? Gampang banget. Cek Instagram resmi @riautravelmart6 untuk link pendaftaran. Seller siapkan booth dan materi promosi terbaik. Buyer cukup daftar dan siap hunting paket menarik.
Tips buat seller:
- Bawa brochure dan video destinasi yang eye-catching.
- Tawarkan paket eksklusif atau diskon khusus event.
- Jaringan sebanyak mungkin, follow up setelah event.
Buat buyer, siapkan list kebutuhan dan kartu nama banyak-banyak!
Spot rekreasi seperti Alam Mayang siap jadi bagian paket wisata keluarga.
Penutup: Saatnya Dongkrak Wisata Riau Lewat Riau Travel Mart 2026
Riau Travel Mart 2026 bukan cuma event biasa, tapi ajang strategis yang bisa bawa perubahan besar buat pariwisata Riau. Dengan target 150 buyer dan fokus business matching, peluang bisnis terbuka lebar. Buat kamu yang di industri ini, jangan sampai ketinggalan. Daftar sekarang, siapkan yang terbaik, dan mari kita sama-sama gerakkan wisata Riau ke level berikutnya!
Kalau ada pertanyaan atau pengalaman serupa, share di komentar ya. Siapa tahu tahun depan kita ketemu di Pekanbaru!



