Bayangkan kamu lagi belanja di pasar tradisional kesayangan, tapi lantainya becek, sampah berserakan, dan bau nggak enak menyengat. Pasti males banget, kan? Nah, masalah seperti ini sering terjadi di banyak pasar di Indonesia. Tapi, ada kabar baik nih dari Way Kanan, Lampung. Polsek Baradatu baru saja gelar aksi kurve bersih-bersih pasar bersama TNI dan pelajar. Kegiatan ini bikin lingkungan Pasar Baradatu jadi lebih bersih, sehat, dan nyaman.
Kurve, atau Kebersihan Rutin dan Berkala, adalah program Polri yang lagi digencarkan. Khususnya di Baradatu, aksi ini dilaksanakan pada 12 Februari 2026 lalu. Mereka nggak sendirian, lho—ada personel TNI dari Koramil, pelajar SMK, sampai aparatur desa ikut turun tangan. Hasilnya? Pasar yang tadinya mungkin agak berantakan jadi lebih rapi dan segar. Ini contoh nyata betapa gotong royong masih hidup di masyarakat kita.
Kegiatan seperti kurve bersih-bersih pasar Baradatu ini bukan cuma bikin lingkungan enak dipandang, tapi juga ningkatin kesadaran kita semua soal kebersihan. Yuk, kita bahas lebih dalam apa yang terjadi di sana dan kenapa ini penting banget buat kita tiru.
Apa Itu Kurve dan Kenapa Polri Gencar Melakukannya?
Kurve singkatan dari Kebersihan Rutin dan Berkala. Program ini bagian dari inisiatif Polri untuk jaga lingkungan tetap bersih. Terutama di tempat umum seperti pasar. Arahan ini datang langsung dari atas, termasuk Presiden, yang minta semua instansi aktif bantu atasi masalah sampah dan kebersihan.
Di lapangan, kurve biasanya berupa kerja bakti massal. Semua peserta pakai sapu, kantong sampah, dan alat sederhana lainnya untuk bersihkan area. Tujuannya sederhana: bikin tempat itu nyaman buat masyarakat dan cegah penyakit yang datang dari lingkungan kotor.
Di Baradatu, Kapolsek Kompol Herwin Afrianto bilang kegiatan ini bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan. Sekaligus motivasi buat warga agar ikut jaga kebersihan secara berkelanjutan. Bayangin kalau setiap minggu ada kurve seperti ini—pasti pasar kita makin top!
Bagaimana Jalannya Kurve Bersih-Bersih Pasar Baradatu?
Kegiatan ini berlangsung di sekitar Pasar Baradatu, Way Kanan. Tanggal 12 Februari 2026, mulai pagi hari, semua peserta kumpul dan langsung action.
Mereka gotong royong:
- Menyapu lantai dan jalan sekitar pasar
- Mengumpulkan sampah plastik, daun, dan limbah organik
- Menata barang-barang yang berantakan
- Membersihkan selokan biar nggak mampet
Nggak cuma bersih-bersih doang, lho. Ada sesi edukasi juga, di mana polisi dan TNI ngingetin pedagang serta pengunjung untuk buang sampah pada tempatnya dan jaga ketertiban.
Hasilnya langsung kelihatan. Area pasar yang tadinya mungkin penuh sampah jadi lebih luas dan bersih. Pengunjung dan pedagang pasti senang banget beraktivitas di sana.
Siapa Saja yang Ikut dan Peran Mereka?
Yang bikin aksi ini spesial adalah kolaborasinya. Nggak cuma polisi doang, tapi melibatkan banyak pihak:
- Personel Polsek Baradatu: Pimpin kegiatan dan koordinasi semua
- Koramil Baradatu (TNI): Turun tangan langsung, bawa semangat disiplin militer
- Pelajar SMK YP 17 Baradatu dan Saka Bhayangkara: Generasi muda yang antusias, sekaligus belajar tanggung jawab sosial
- Lurah Tiuh Balak Pasar dan Sat Pol PP: Wakil pemerintah daerah yang pastiin kegiatan lancar
- Warga sekitar: Beberapa ikut bergabung, nunjukin dukungan masyarakat
Kolaborasi lintas sektoral seperti ini bikin kegiatan lebih powerful. Anak muda belajar langsung dari polisi dan TNI, sementara warga melihat contoh nyata.
Manfaat Kurve Bersih-Bersih Pasar Baradatu untuk Masyarakat
Aksi seperti ini punya dampak besar, lho. Nggak cuma pasar jadi bersih sesaat, tapi ada efek jangka panjang:
- Kesehatan meningkat — Sampah yang dibersihkan kurangi risiko penyakit seperti diare atau demam berdarah
- Ekonomi pedagang lebih baik — Pasar bersih bikin pembeli betah, omzet naik
- Kesadaran lingkungan tumbuh — Warga terinspirasi untuk jaga kebersihan sendiri
- Keamanan terjaga — Lingkungan rapi kurangi potensi gangguan kamtibmas
- Solidaritas masyarakat kuat — Gotong royong bikin hubungan antarwarga dan aparat lebih dekat
Intinya, kurve bersih-bersih pasar Baradatu ini bukti bahwa perubahan kecil bisa bawa manfaat besar buat banyak orang.
Kenapa Pasar Tradisional Sering Butuh Perhatian Ekstra Soal Kebersihan?
Kamu pernah notice nggak, pasar tradisional sering identik dengan kesan kotor? Ada alasan di balik itu:
- Volume sampah tinggi setiap hari dari sayur, ikan, plastik
- Pengunjung dan pedagang banyak, tapi tempat sampah terbatas
- Kurangnya kesadaran buang sampah sembarangan
- Pengelolaan pasar yang belum maksimal di beberapa tempat
Tapi, dengan aksi seperti yang dilakukan Polsek Baradatu, masalah ini bisa diatasi secara bertahap. Yang penting, semua pihak kompak.
Tips Praktis Biar Pasar di Tempatmu Tetap Bersih
Mau pasar di kampungmu juga bersih kayak Pasar Baradatu? Ini beberapa tips mudah yang bisa kamu terapin atau usulin ke warga:
- Sediakan tempat sampah terpisah untuk organik dan anorganik
- Jadwalkan kerja bakti rutin setiap minggu atau bulan
- Edukasi pedagang dan pembeli lewat spanduk atau sosialisasi
- Libatkan anak muda dan aparat setempat biar lebih semangat
- Mulai dari hal kecil, seperti bawa kantong belanja sendiri
Kalau semua ikut, pasti hasilnya luar biasa!
Inspirasi dari Aksi Serupa di Tempat Lain
Kurve bersih-bersih pasar Baradatu bukan satu-satunya. Di banyak daerah, TNI-Polri sering gelar kegiatan serupa. Misalnya di Tangerang atau Jambi, ada gotong royong besar-besaran membersihkan pasar tradisional. Ini nunjukin bahwa semangat Indonesia Asri lagi digalakkan di mana-mana.
Kamu di daerah mana? Kalau ada cerita gotong royong serupa, share di komentar ya!
Penutup: Yuk Tiru Aksi Kurve Bersih-Bersih Pasar Baradatu!
Aksi Polsek Baradatu bareng TNI dan pelajar ini benar-benar inspiratif. Dari satu kegiatan sederhana, mereka berhasil bikin Pasar Baradatu lebih nyaman dan tingkatkan kesadaran kebersihan masyarakat. Ini bukti bahwa gotong royong masih jadi kekuatan utama kita sebagai bangsa.
Kalau kamu tinggal di sekitar Way Kanan atau punya pasar tradisional dekat rumah, yuk mulai dari sekarang jaga kebersihan bareng-bareng. Siapa tahu, aksi kecilmu bisa jadi inspirasi buat yang lain. Mari kita wujudkan Indonesia yang lebih bersih dan asri!

